Posts

Showing posts from August, 2019

Sikap dan Waktu Terbaik Menasehati Anak

Image
Selepas maghrib bukannya ngaji atau belajar, duo bawel kemarin malah bertengkar gebuk-gebukan bantal memperebutkan tempat ternyaman bagi mereka di ujung kasur.

Sempet pusing dibuat celoteh dan pekikan duo bocah yang sahut-sahutan gak mau kalah, sampe akhirnya pijet-pijet kening sendiri, mengumpulkan kesabaran.  Pengennya sih ngikutin tangan melayangkan buku tebal atau apalah yang bisa dilempar sebagai sarana menghentikan perdebatan. Issh aslinya diem-diem galak lho saya ini ...

Tarik napas panjang ... tetiba teringat satu kewajiban bahwa memantapkan pemikiran, membentuk akhlak, dan meluruskan perilaku menyimpang pada buah hati adalah salah satu tugas orang tua.

Namun, memberi nasehat pada anak kerap mendapatkan tantangan masuk kuping kiri keluar di kuping kanan, alias blas ... gak nyangkut di benak dan hati mereka.  Sering merasa begitu, mak?  Toss dah kita senasib.  Nah kali kemarin, itulah yang saya rasa. Sudah sering dinasehati, kok ya tetep aja selalu ribut.  Hadeeh wayah…

Kisah Cici dan Rara

Image
#dongenganak
#ceritanak

Jauh di dalam hutan yang lebat, hiduplah sepasang anak burung Murai bernama Cici dan Rara. Cici lebih tua dari Rara. Sudah beberapa hari mereka menjadi yatim piatu karena pemburu menembak mati ayah ibunya.

Awalnya, Rara terus menangis karena ayah ibunya tak kunjung pulang. Namun sang kakak, Cici, selalu menghibur Rara dengan nyanyian yang persis sama seperti yang ibu mereka kerap nyanyikan.

Hari itu, cadangan makanan di sarang telah habis. Sebagai kakak, Cici berniat menggantikan tugas orangtuanya, terbang mencari serangga dan biji-bijian untuk di makan.

"Jangan ke mana-mana ya Dik, kamu masih kecil, tetaplah di sarang saja, biar kakak yang mencari makanan." Pesan Cici kepada adiknya.

Rara pun mengangguk menuruti petuah sang kakak.

Tak berapa lama, Cici kembali dengan bermacam-macam serangga kecil yang biasa dibawakan ibu dan ayahnya.  Ia hanya hinggap sebentar menjatuhkan makanan ke sarang.

"Makanlah, Dik. Kakak akan kembali mencari makanan lain…

DILLO Si Semut Pembosan

Image
Oleh : mega marlina

Pada zaman dahulu, jauh di dalam sebuah hutan tropis yang lebat, hiduplah seekor semut merah bernama Dillo.

Setiap hari ia selalu merasa bosan dengan koloninya yang hanya bekerja membuat sarang semakin jauh ke  dalam tanah atau mencari cadangan makanan.  Menurutnya, rutinitas itu membosankan.  Dillo ingin sekali berjalan-jalan melihat koloni semut hitam di pinggir hutan.  Seperti cerita Bibi kupu-kupu yang kerap kali hinggap di dekat sarang mereka.

Dillo menceritakan niatnya kepada ayah dan ibunya.  Sang ibu bilang, "Jangan pergi, Nak.  Tempat terbaik semut merah adalah berada di dalam hutan. Di luar sana banyak binatang besar pemangsa semut, lagipula ini musim penghujan."

Dillo sangat kecewa. "Ah ... membosankan sekali hidup terus-terusan hanya berjalan mencari makanan. Lagipula bagaimana bisa menjadi semut pemberani bila tak pernah keluar koloni?" Keluh Dillo dalam hati.

Pada suatu hari Dillo diam-diam memutuskan pergi sendirian menyusuri sun…

2N 3D, Serunya Traveling di Negeri Jiran

Image
Berbeda dengan perjalanan di Singapura sebelumnya , liburan ke Negeri Jiran, Malaysia kami jalani dengan cara mendaftar paket liburan 3 Hari 2 Malam, dengan tarif kala itu sekitar 1.800K per kepala.  Fasilitas di dalamnya termasuk 2 malam menginap di Hotel Kuala Lumpur, 3x makan per hari, tiket ferry pp, dan tiket masuk tempat-tempat wisata berbayar sesuai yang ditentukan perusahaan jasa perjalanan.  Harga tidak termasuk fee untuk guide.

Wisatawan yang masuk melalui Batam, sebenarnya bisa langsung membeli tiket ferry Batam-Stulang Laut (Johor Bahru) dengan tarif yang hampir sama dengan rute Batam-Harbour Front Singapura, yakni sekitar 350K rupiah untuk perjalanan pulang pergi.

Namun, paket yang kami ambil lebih memilih rute masuk Malaysia melalui jalur darat dengan lebih dulu melintasi wilayah Singapura.

Day 1

Dini hari, Jumat 14 April 2017, kami berempat sudah siap dan berkumpul di titik pertemuan yang sudah disepakati bersama, Pelabuhan Batam Center.

Kenalan berlangsung singkat oleh…

One Day Road to Singapore

Image
Cerita ini merupakan kisah perjalanan terakhir kami, saat stay di kota kecil bernama, Batam.

Dini hari, 26 Juni 2017 tepatnya 2 syawal 1438H usai shalat subuh, kami berempat sudah wangi plus kece dengan sebuah tas ransel besar yang siap ditenteng. Isinya apa saja sih? cuma sepasang baju ganti anak-anak, kaos ayahnya buat jaga-jaga, tissue basah, paspor, minuman dan cemilan secukupnya.  Kok cuma itu? Karena kami rencananya tidak menginap hanya traveling seharian dan kembali di hari yang sama.

Masih lekat di ingatan, sejak malamnya duo kesayangan sudah berceloteh tak sabar menanti pergantian hari.  Yup, hari itu memang sudah sangat ditunggu-tunggu oleh mereka.  Meski bukan perjalanan pertama, masuk negara yang kami juluki negara 'singa muntah' itu selalu menjanjikan momen tak terlupakan.

Beberapa hari sebelumnya, saya sudah menyiapkan tiket ferry dan menukar rupiah dengan dolar Singapura dalam berbagai pecahan. Bekal 3 juta cukup di luar tiket ferry berempat? InsyaAllah cukup b…

"Eugene" Rewrite, Cinta Sejati Takkan Pergi Disaat Masa Terburuk Menyapa

Image
Siapa yang penasaran dan sangat menunggu buku ini brojol? Ngacung! Hehehe ...

Mba Ellya Ningsih sang penulis memang sempet bikin heboh kancah literasi beberapa waktu lalu di Komunitas Bisa Menulis  (KBM) khususnya emak-emak dumay.  Cerbungnya yang berjudul "Elena" sangat dinanti, bahkan ketika dinovelkan laris manis bak kacang goreng.  Sebagai new comer, langsung menelurkan karya best seller yang menyentuh angka penjualan hingga puluhan ribu eksemplar itu ... amazing!

Meski nggak bisa dipungkiri kehadiran Elena, tidak hanya menuai pujian, namun juga kritik dan cibiran.  Bagi saya pribadi bukan masalah. Ketika sebuah karya dipublish dan dibaca banyak orang, ia mutlak sudah menjadi milik semua orang.  Apapun tanggapan pembaca cukup dijadikan masukan positif untuk terus melecutkan semangat berkarya.  Toh, tulisan akan selalu menemukan jodoh pembacanya sendiri, Ya 'kan?

Nah, "Eugene" adalah sekuel dari novel "Elena".  Ceritanya masih seputar cinta segiti…

Momen Liburan Seru dan Tempat Tak Terlupakan di Tanjung Pinang, Pulau Bintan

Image
Hai there ...!
     Sebelumnya saya sudah membahas seputar wisata di Pulau Batam.  Kali ini saya mau bercerita pengalaman ketika menyeberang ke pulau sebelahnya, Bintan sekitar tahun 2017. 
     Letaknya kalau dilihat dari peta bersebelahan dengan Pulau Batam lebih menjorok ke arah Laut Cina Selatan. Kemajuan pesat terus terjadi di pulau ini, semenjak kota Tanjung Pinang didaulat sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Riau, menggantikan ibukota sebelumnya,  Batam.
      Kalau menggunakan kapal ferry dari Batam, untuk sampai ke kota Tanjung Pinang kira-kira menempuh waktu sekitar 1 jam perjalanan laut dengan tarif sekarang sekitar 57K.  Warga yang mau berkunjung kemari lewat Batam harus menyeberang melalui pelabuhan Telaga Punggur menuju dermaga Sri Bintan, Tanjung Pinang.
   Kapal penyeberangan dari dan ke Tanjung Pinang berangkat tiap 15-30 menit sekali, sejak pagi sekitar jam 07.00 dan terakhir beroperasi sekitar pukul 17.30 atau menjelang magrib. Dengan catatan jika cuaca cerah…