Bergaya Cantik di Hamparan Celosia, Metro


Ke mana rencana liburan kali ini, mak?  Kalau saya sih gak jauh-jauh masih di sekitaran kota kelahiran. Bandar Lampung.

Beberapakali kepo dengan foto warna-warni sahabat yang kerap melintas di beranda FB akhirnya membuat jari ini tergerak untuk searching  dengan kata kunci "taman bunga celosia metro".  Sebenarnya tak begitu jauh dari pusat kota, hanya saja bagi saya emak-emak rempong dengan dua anak, untuk sampai ke sana berarti harus meluangkan waktu khusus, anggap-anggap liburan.

Setelah berdikusi dengan suami dan anak-anak, akhirnya disepakati kami akan menyambangi Kota Metro, Sabtu 14 Desember, selepas anak bagi rapor semester ganjil.

Letaknya berada di kota RejoMulyo, Metro Selatan, sekitar satu jam perjalanan menggunakan kendaraan roda empat dari pusat kota Bandar Lampung.  Sepanjang perjalanan jika kita mengambil jalur utama melintasi bandara Raden Inten lalu sebelum masuk kabupaten Lampung Tengah belok kanan akan disuguhi pemandangan sawah padi yang membentang.  Hmm ... lumayan bikin adem mata dari penatnya kesibukan perkotaan.


Setibanya di sana saya mendapati ternyata ada banyak taman bunga celosia dengan letak yang terpencar satu sama lain. Cukup membingungkan ... karena masing-masing taman menyuguhkan view yang unik dan berbeda.  Namun, pilihan kami akhirnya jatuh pada taman bunga yang letaknya tak jauh dari SMA 6 Metro, dengan pertimbangan paling natural ... karena dihimpit oleh sawah padi di kiri maupun kanan dengan pola terasiring yang bertingkat-tingkat.

Eksis di sawah. Dokpri

Lahan taman bunganya sebenarnya tak begitu luas hanya sekitar 20x30m persegi.  Dengan tiket masuk 10K untuk dewasa dan 5K untuk anak-anak.  Tak butuh waktu lama untuk mengitari seluruh taman, ngaso sejenak lalu berfoto di sana.

Taman bunga di jalur ini sebenarnya ada dua, tepat di kiri dan kanan jalan.  Silahkan saja memilih sesuai selera yang menurut kalian memiliki view cantik jika di foto.  Tapi jika mau berfoto di keduanya karena pertimbangan variasi alternatif background yang lebih beragam, kalian harus pindah lokasi dan bayar tiket masuk lagi, sebab pemilik dan pengelola taman di depannya berbeda.

Cekrek-cekrek !... Ah, sayangnya timing kami kurang pas. Tengah hari yang panas menyengat saat matahari tepat di atas kepala, selain panasnya puoll ... ternyata membuat hasil fotonya kurang bagus sebab terlalu silau. Tak apa setidaknya sudah ada jejak kami pernah singgah di sini ... hehehe

Oya, fyi. Karena garden ini terbilang baru, yakni dibuka sekitar bulan mei lalu maka harap maklum jika belum ditemukan fasilitas tambahan di sekitar taman bunga seperti toilet dan Musholla. Jadi jika ingin buang air kecil, BAB ataupun sholat disarankan mencari masjid terdekat.  Kalau hanya sekedar haus, ada warung alakadarnya yang menjual minuman dingin dan air mineral serta jajanan anak di depan pintu taman.

Sekilas tentang Celosia



Bunga Celosia adalah bunga hermafrodit dikenal juga dengan sebutan bunga jengger merah atau bungawol. Disebut demikian karena mahkota bunganya menyerupai bulu-bulu atau jengger ayam. Tanaman ini menyukai intensitas cahaya matahari penuh dan kondisi tanah yang berdrainase baik. Tanaman celosia di Indonesia mempunyai aneka nama panggilan. Misalnya, orang Jawa menyebutnya bunga Jengger Ayam, Jawer Kotok (Sunda), Bayam Biludu (Sumatera).

Celosia merupakan tanaman semusim tetapi kadang dapat hidup dalam dua musim tergantung kondisinya. Celosia adalah tanaman semak, yang berarti terlihat paling baik ditanam dalam kelompok besar dengan menonjolkan warna yang senada dan seragam. Beberapa varietas juga memiliki dedaunan berwarna perunggu, sehingga menghasilkan kontras warna yang lebih baik. Jenis celosia tinggi sangat bagus untuk digunakan sebagai bunga potong, bertahan sampai 3 minggu di dalam ruangan, atau untuk bunga kering.

Tanaman Celosia mudah tumbuh dan tidak memperlukan perawatan khusus. Kendala hanya pada hama karena tekstur daun yang lembut. Tanaman ini cocok ditanam secara berkelompok sebagai tanaman hamparan atau pembatas. Kombinasi tanaman Celosia cocok untuk berpasangan dengan bunga tahunan lainnya, seperti zinnia, marigold dan bayam.


Karena Celosia merupakan tanaman semusim, maka kalau berminat berkunjung ke taman ini  usahakan ketika celosia berbunga yakni mulai di pertengahan hingga akhir tahun.

Baca juga : Zevontra, kafe kekinian di kota Metro

Catatan tambahan, kalian yang berminat selfie di taman ini nggak rekomen kalau kemari ketika musim penghujan, sebab tanah sekitar taman rentan becek.



Sumber referensi tambahan : www.gardening.id

Comments

Popular posts from this blog

Emirate, Sensasi Mandi dengan Daun Sejuta Manfaat

Mengintip Peralatan Wajib Penyuka Seni Lukis

Milad 3 Tapis Blogger, Mencintai Lampung dengan Narasi dan Fotografi