Sabtu, 28 September 2019

Mengintip Peralatan Wajib Penyuka Seni Lukis



Kemampuan melukis sebenarnya saya peroleh otodidak, tanpa melalui proses belajar di sanggar seni rupa maupun privat dengan seorang maestro seni lukis.  Hobi ini pun muncul begitu saja setelah seorang teman memberikan beberapa lembar kanvas berbagai ukuran yang sudah ber-spanram berikut kuas dan satu set cat minyak di tahun 2000-an sebagai hadiah ulang tahun. Sekali mencoba bermain warna di atas media kanvas, selanjutnya saya ketagihan (Sebelumnya lebih memilih sketsa hitam putih di kertas biasa).

Belum banyak sebenarnya lukisan karya saya dan hasilnya secara kualitas mungkin masih jauh jika dibandingkan dengan karya pelukis-pelukis ternama.

Baca secuil-kisah-goresan

Meski demikian saya percaya kemampuan melukis akan terus berkembang seiring seseorang terus berlatih menggunakan kuas dan segala peralatannya.

Awal melukis sempat bingung karena gak tahu harus memulai dari mana bahkan peralatan pun bingung cara memakainya.  Seiring waktu berjalan melalui buku-buku teknik dasar melukis--waktu itu belum terlalu familiar dengan google-- akhirnya baru paham apa saja perlengkapan standar yang biasanya dipakai dalam melukis berikut kegunaannya.

1. Media Lukis

Saya biasa menggunakan media konvensional yakni kanvas.  Kanvas bisa diperoleh di toko-toko yang menjual peralatan seni, biasanya sudah dibingkai menggunakan spanram dengan ukuran spesifik atau dijual dalam bentuk gulungan.

Baca juga pengetahuan-dasar-memilih-kanvas

Sebenarnya banyak media lain yang bisa digunakan untuk menyalurkan hobi melukis. Para pelukis modern mulai mencari media lain seperti kaca, kaos, sepatu, bahkan dinding sebagai media.

2. Kuas

Berbagai jenis kuas dengan ukuran dan model tertentu wajib dimiliki seorang pelukis.  Kuas berukuran besar digunakan untuk mewarnai bidang yang lebar. Sedangkan kuas kecil berguna untuk detil lukisan misalnya membentuk tetesan hujan, serbuk sari pada bunga, atau bagian tubuh manusia seperti bulu mata.

Macam-macam kuas

Ada berbagai bentuk bulu kuas dari yang pipih, lancip atau melebar.  Kuas lancip biasanya berguna untuk gambar yang detil, kuas dengan bulu pipih dipakai untuk mewarnai bidang sesuai lebar gambar, dan yang bulunya melebar seperti kuas kosmetik wanita berguna untuk menghaluskan penyatuan warna pada bidang kanvas.

3. Cat

Cat adalah peralatan paling vital bagi pelukis. Tanpa cat hasil akhir lukisan takkan nampak memukau.  Beberapa pelukis biasanya membeli cat satuan sesuai warna yang dibutuhkan, sebab harga cat untuk melukis kualitas bagus biasanya lumayan mahal per tube.  Setidaknya 3 warna pokok seperti merah, biru, dan kuning wajib dimiliki. Sisanya hitam untuk mempergelap warna dan putih untuk mendapatkan warna sedikit lebih terang.

Selain dijual dalam bentuk tube satuan, di pasaran juga banyak menjual cat minyak, cat air atau akrilik per set.  Harganya beda-beda tergantung kualitas, jumlah warna dan kemasan.


Contoh cat minyak dan akrilik

Ada banyak cat yang bisa digunakan untuk seni lukis. Berdasarkan pengalaman pribadi dalam melukis di atas kanvas, saya lebih memilih cat minyak dan akrilik, namun sesekali cat berjenis poster juga digunakan sebagai selingan.

4. Pengencer Cat



Banyak pelukis menganggap keberadaan pengencer cat tidak begitu penting, sebab mereka memilih langsung menyapukan cat di atas media lukis.  Meski begitu, tidak ada salahnya menyediakam pengencer cat, karena terkadang cat yang tersimpan di tube mudah mengental bahkan kering.

5. Pallet

Palet adalah tempat yang digunakan untuk menaruh cat yang akan digunakan atau mencampur warna sebelum disapukan pada media melukis.  Sebaiknya pilih paklet yang berbahan licin dan tidak menyerap cat.  Boleh dari bahan plastik atau semacam kayu/triplek yang sudah dilapisi bahan yang tidak menyerap air.

Pallet kayu

6. Pisau Pallet


Pisau palet sangat berguna untuk mencampur cat pada pallet.  Beberapa maestro seni lukis bahkan menggunakan pisau sebagai media pengganti kuas, dalam mewarnai bidang gambar.  Teknik ini lumayan sulit dan masih sedikit pelukis dalam negeri yang melakukannya, sebut saja salah satunya maestro Mozes Misdy.  Hampir setiap karyanya menggunakan teknik pisau tanpa kuas seperti pelukis pada umumnya untuk menghasilkan lukisan dengan efek lukisan yang tajam dan dramatis.
Hasil karya Mozes Misdy dengan teknik pisau pallet
Sumber : kompasiana
Pisau pallet
Conton pisau pallet. Sumber : google
7. Easel (Standing Frame)

Semacam tripod yang berguna untuk menempatkan kanvas agar bisa berdiri tegak.  Biasanya terbuat dari kayu atau besi yang bisa di tinggikan atau direndahkan sesuai dengan selera dan kebutuhan pelukis.

Easel kayu. sumber : google


Penggunaan easel biasanya tidak efektif, apabila bidang gambar yang digunakan dalam ukuran super besar.

8. Peralatan penunjang lain (Tinner, lap, kursi)

Tinner berguna untuk membersihkan cat yang telah digunakan.  Setelah kuas dimasukkan ke dalam cairan tinner biasanya bulu kuas segera di lap agar bisa digunakan kembali.  Sementara kursi berguna agar pelukis lebih rileks jika harus melukis dalam waktu lama terlebih saat mengerjakan gambar yang membutuhkan detil yang rumit.

Beberapa karya saya dalam bentuk sketsa dan lukisan dapat dilihat di : Painting&sketchs

#odop
#day25
#estrilookcommunity


40 komentar:

  1. Kapan bisa ngajarin aku ngelukis wkwkk.... Hebat bener semua bisa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan senang hati mab, hayuk kapan main ke bandar lampung ...

      Hapus
  2. Jadi inget pelajaran seni waktu jaman SMP dulu, seneng banget pas ada tugas melukis pake cat warna-warni

    BalasHapus
  3. Xixi iya bedanya saya lanjut jd hobi mb 😉

    BalasHapus
  4. Woow lengkap ya perlengkapannya. Itu sudah punya semuakah Mbak?

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah. Ini perlengkapan standar say.

    BalasHapus
  6. Keren banget itu lukisan senjanya. Sangat detil gradasi warnanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Senjandi venesia mb, hiks ... Kota impian para pelukis itu. Semoga bisa kesana suatu saat.

      Hapus
  7. Wah keren, Mbak. Saya suka kagum deh sama yang bisa lukis. Btw, kebayang ya kalau pelukis perofesional itu alat perlengkapannya buanyak bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, makanya kdg gak heran dengan harga lukisan yg dibandrol mahal. Ini aja peralatan standar bgt gimana mrk ...

      Hapus
  8. Wainii bagus infonya, bisa saya share ke anak saya yang hobi lukis. Emaknya siap-siap bongkar celengan beliin peralatan wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mksh mb, aku aja di cicil kok. Kdg kanvas dulu yg utama, cat beli yg satuan sekalian tinner, kuas n pallet mmg hadiah dr temen, pisau pallet sy gak pakek, krn bisa diganti pisau dapur biasa yg size kecil itupun cuma buat ngaduk cat, terakhir easel.

      Hapus
  9. Ternyata pisau bisa digunakan untuk melukis. Klau sy sih amatiran cuma crayon sm kertas hehe. Lumayan bantuin anak belajar mewarnai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sy juga blm bs klo teknik itu mb, pisau sebatas bguna buat ngaduk cat atau skdr nipisin goresan yg terlalu tebal.

      Hapus
  10. MasyaAllah ajarin aku nanti ya mbak. Aku juga suka melukis, tapi masih sebatas gambar suka-suka. Belum bisa detail.Kira-kira butuh waktu berapa lama untuk bisa menghasilkan karya lukis yang sempurna mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. InsyaAllah, sama say intinya terus berlatih aja. Klo kata pelukis yg punya toko figura tempatku biasa bingkai, intinya harus tiap hari pegang kuas atau pensil, jgn lama2 libur. Nah aku aja blm bs kontinu, mknya blm bs perfevt bgt say. Melukis n gbr hanya sbts iseng isi wkt luang.

      Hapus
  11. Wah ternyata banyak juga ya peralatan melukis, selama ini aku hanya paham palet, canvas sama cat yang dipakai..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa ... Pernak perniknya banyak say 😄

      Hapus
  12. Asyik ya Mbak bisa menjalankan hobi seperti ini.
    Alat tempurnya banyak juga yaaa, itu kuasnya aneka macam, seperti perlengkapan MUA gitu ya, hihihih

    BalasHapus
  13. Ohh ada pengencer cat ya ternyata. Bisa aku beli klo gitu buat anakku yg punya cat akrilik dan dipakai suatu waktu klo catnya kering :)

    BalasHapus
  14. Kalau merk marie yg diatas pengencer untuk cat minyak. Biasanya ada juga kok yang buat untuk akrilik.

    BalasHapus
  15. Wah, otodidak? Keren sekali Mba. Itu perlengkapannya juga mantap. Mau dilukis dong akuh... hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya otodidak mb, nah kalau melukia wajah blm bisa kayaknya. Hehehe. Belum pernah nyoba juga, lukisan org cuma 2 yg bali n org jepang menari, masih keliatan 2 dimensinya

      Hapus
  16. Hihi walau bukan penyuka lukis atlist suka buat ulasannya kelak punya anak pasti jadi mengerti ya

    BalasHapus
  17. Kirain orang yang pandai melukis itu karena bakat doanh ternyata ada juga yang bisa melukis karena belajar secara otodidak ya. Keren deh Mbak sudah saya kepoin lukisannya. Semuanya bagus😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih... Banyak kok mb yg bisa melukis otodidak, makin terbantu lg krn skrgvada youtube banyak tutorial melukis dsn

      Hapus
  18. Wah... Keren hobi melukis juga.. saya paling susah kalau disuruh menggambar... nyerah deh. Memang ga ada bakat kali ya? Apalagi melukis..jadi penikmat aja deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. He he setidaknya gak alergi dg lukisan lah ya😅

      Hapus
  19. Wow, cukup banyak ya perlengkapan untuk melukis

    BalasHapus
  20. Pengen bisa lukis mba, oh iya tingkat kesulitan melukis dengan menggambar di kertas apa mba ?

    BalasHapus
  21. Kalau dikertas tentu bidangnya kecil, kanvas sz besar agak perlu penyesuaian persepektifnya. Selain itu pake kertas biasa catnya cat air, kanvas pakai cat minyak dan akrilik krn lebih kental, teknik kuas sih sama aja, penggunaan pengencer aja bedanya, hanya hasilnya lebih awet ketimbang kertas.

    BalasHapus
  22. Pinhin banget belajar ngelukiiis.. Tapi untuk saat ini belum memungkinkan sih.

    BalasHapus
  23. Wah,seru nih. Aku pengen dan suka banget ngelukis di kanvas,cuma harganya itu loh kak,untuk peralatan melukisnya,belum masuk di kantongku,hihi. Semoga ada rejeki biar bisa les melukis ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dicicil say belinya, kalau gak ya nabung dl hehehe ... Aamiin.

      Hapus
  24. Wah pengen punya semua alat-alatnya buat belajar nih

    BalasHapus
  25. Hayuk mulai dicicil satu per satu suoaya bs buruan mulai corat coret 😍

    BalasHapus

Sihir si Anak Lebah berlanjut di Lovely Glacie

Sedetikpun rasanya enggan meletakkan novel Lovely Glacie yang baru diterima magrib 13 Nopember lalu.  Banyak hal yang membuat sayang berh...

Terpopuler