Selasa, 23 Juli 2019

Pengetahuan Dasar Memilih Kanvas dan Cat Sebagai Media Melukis

Lukisan dengan media Kanvas +Cat Minyak Sz 40x40cm

Dalam seni rupa modern sebenarnya banyak media yang bisa digunakan sebagai dasar melukis, tak melulu menggunakan kanvas.  Para seniman bisa menuangkan ide di tembok, kaca, plastik, kain bahkan kertas sekalipun.  Sama halnya dengan pemilihan cat.  Tak selalu identik dengan cat yang umumnya di jual di pasaran.  Beberapa pelukis di dunia terus melakukan terobosan menemukan inovasi cat yang berbahan dasar alami dengan memanfaatkan tumbuhan di sekitar untuk mendapatkan warna natural, semisal kopi, kunyit, dan bunga-bungaan.

Memahami betul media dan bahan yang akan digunakan dalam melukis termasuk hal yang cukup krusial, sebab memahami media berarti juga memahami proses apa saja yang akan ditempuh dalam menghasilkan sebuah karya.  Bisa jadi apabila salah memilih, lukisan yang dihasilkan rentan rusak, tak tahan lama, bahkan mudah berjamur.  Setiap pelukis meski pemula sekalipun, tentu saja ingin menghasilkan karya yang bisa dinikmati dalam jangka panjang, bukan?  Pemilihan kanvas dan cat yang sesuai akan saling mendukung dalam menghasilkan karya  bermutu.

Secara global, kanvas dan cat termasuk media yang paling banyak dipilih pelukis dalam menuangkan imagi.  Tentu saja karena kedua bahan ini paling banyak dijumpai di pasaran.  Kanvas pada dasarnya  adalah sejenis kain yang telah dicampur dengan lem.  Biasanya toko alat-alat seni atau yang menyediakan peralatan melukis menjual kanvas dalam bentuk gulungan atau sudah dikemas diatas kayu (spanram)  sesuai ukuran bidang gambar.

Bagaimana memilih kanvas yang baik? Ternyata sangat mudah kok ... cukup dengan mengamati kanvas yang akan dipilih.  Amati dengan seksama permukaan atas dan bawah kanvas terutama pori-pori kain.  Apabila rapat dan cenderung halus itulah kanvas yang berkualitas.  Selain itu, jika memilih kanvas yang sudah jadi, pastikan sudut setiap spanram simetris membentuk siku 90o agar tampilannya lebih sempurna ketika dipajang atau nantinya lebih memudahkan proses pembingkaian.
Kiri contoh kanvas yang halus, kanan lebih kasar

Karena kanvas pada dasarnya terbuat dari kain, maka pasangan catnya haruslah spesifik. Umumnya ada ada dua jenis cat yang digunakan untuk melukis di atas kanvas yakni;

1. Cat Minyak
Cat jenis ini sudah dikenal  sejak zaman Renaisance.  Cat minyak pada dasarnya adalah cat yang berbahan dasar minyak atau setidaknya menggunakan minyak sebagai pengencer.  Cat berjenis ini dari segi harga relatif mahal dibandingkan cat air.  Karakteristik cat minyak biasanya memberikan efek mengkilap, hasil warna cenderung tajam dan tahan lama. 

Akan tetapi kelemahan cat minyak terletak pada baunya yang tajam, kurang ramah lingkungan dan memerlukan waktu yang lebih lama dalam proses pengeringan yakni sekitar satu minggu.  Meski demikian, cat minyak memungkinkan penghapusan dengan kain saat proses melukis dan mampu membuat efek gradasi ketika dua warna dipadukan.


Contoh cat minyak


Harga cat minyak di pasaran dijual per set berkisar antara 100k-500k rupiah.  Apabila dijual per satuan warna harga dibandrol 25k-60k tergantung brand. 

2. Cat Akrilik
Cat Akrilik mulai dikenal di kalangan seniman modern pada era 60-an.  Memiliki sifat khas mudah mengering. Pada dasarnya terbuat dari bahan berbasis air yang pekat namun tetap bisa diencerkan menggunakan air biasa.  Biasanya pelukis beraliran naturalis dan realist jarang memakai cat jenis ini karena kesan nyata sedikit lebih sulit di dapat ketimbang cat minyak.  Selain itu karena sifatnya yang mudah mengering, warna lukisan yang dihasilkan rentan pudar terlebih apabila terkena pancaran matahari secara terus-menerus.

Beberepa merk dagang cat akrilik di pasaran


Fyi. Biasanya sebelum mulai menggoreskan cat, seorang seniman biasanya melapisi kanvas dengan cat minyak tipis apabila lukisan yang hendak dibuat menggunakan cat minyak.  Kanvas yang dijual di toko alat-alat lukis biasanya berwarna putih karena telah diberi lapisan gesso. Tujuan utama pelapisan atau gesso adalah agar cat melekat lebih kuat pada kanvas sehingga lebih tahan lama.

Baca juga : My painting 

Kenapa para seniman jarang menggunakan cat air, poster atau cat textile dalam melukis di atas kanvas?  Sebab untuk cat air dan poster  tadi lebih cocok digunakan di atas media kertas karena berbahan dasar air sehingga warnanya mudah memudar.  Sedangkan cat textile lebih umum dipakai untuk melukis pada media kain yang berpori halus seperti T-shirt dan sepatu.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sihir si Anak Lebah berlanjut di Lovely Glacie

Sedetikpun rasanya enggan meletakkan novel Lovely Glacie yang baru diterima magrib 13 Nopember lalu.  Banyak hal yang membuat sayang berh...

Terpopuler