Lampung Walk, Kolam Berfasilitas Terbaik di Tengah Kota

December 10, 2019

Nopember 2016 masih lekat diingatan. Kala itu saya masih stay di Batam dan pulang ke Bandar Lampung sebab mengurusi bapak yang tengah dirawat di Rumah sakit Urip Sumoharjo, akibat komplikasi penyakit jantung, ginjal, dan saluran kemihnya yang bermasalah.

Saat itu ada yang menarik hati yakni keberadaan gedung megah di depannya yang masih 90 persen dalam tahap pembangunan. Bisik-bisik warga waktu itu,  rencananya gedung tersebut akan menjadi pusat jajan/kuliner sekaligus menyediakan sarana olahraga seperti futsal, fitness dan kolam renang.

Wah! Saya cukup excited.  Sebab, mencari kolam renang dengan fasilitas yang bagus dan memadai memang agak-agak susah di Bandar Lampung.  Kalaupun ada, letaknya rada ke pinggiran dan harus menempuh jarak lumayan jauh dari rumah.

Tepat di tahun ajaran baru sekolah 2017, saya kembali stay di kota kelahiran. Tak lama kemudian bersama keluarga untuk pertamakalinya menjajal tempat yang kala itu masih hangat diperbincangkan di seputaran kota Bandar Lampung. Lampung Walk yang baru beberapa bulan diresmikan.

Mejeng di depan
Kesan pertama langsung jatuh hati, sebab fasilitasnya sangat lengkap, berbeda dengan kolam renang umum yang sudah ada di seputaran kota tapis berseri.  Mulai dari tata letak kolam, mushola, kantin, tempat mandi, bilas dan berganti pakaian,  terasa istimewa.  Kesemuanya bersih, asri dan nyaman untuk pengunjung. Awalnya sempat membatin, "Ah! Mungkin karena masih baru, makanya kece ... coba aja lihat dua tiga tahun mendatang, palingan juga berubah tak lagi terawat". Eh! Ternyata saya salah, sampai sekarang Lampung Walk selalu menjadi pilihan warga Bandar Lampung yang menginginkan olahraga renang dengan fasilitas terbaik.

5 Menit Dari Rumah


Loket pembelian tiket masuk
Selasa pagi, setelah hampir 2 minggu absen berenang karena ada beberapa keperluan di akhir pekan lalu, maka gantinya sayapun merencanakan mengajak anak-anak untuk olah tubuh kegemaran kami hari ini. Sempat ngintip beberapa rekomendasi daftar kolam renang di Bandar Lampung.  Maklum saja, karena keseringan main air ... membuat saya dan duo krucil seringkali bosan dengan alternatif gelanggang renang yang ada.

Aturan tertulis dari managemen
Lampung Walk sebenarnya termasuk kolam yang sudah beberapakali dikunjungi, namun karena sudah lama juga gak ke mari ... maka akhirnya kami bertiga sepakat berenang di sini. Pertimbangan paling simple tentu saja karena letaknya yang sangat dekat dengan rumah, hanya 5 menit berkendara menggunakan sepeda motor.

Setelah semua persiapan dimasukkan ke dalam tas besar, sayapun menyalakan motor menyusuri jalur seputar rumah yang kebetulan terletak di Jagabaya 2, kira-kira tak sampai 3 km dari lokasi.  Saya sengaja memilih jalan alternatif  yakni Jl. R. Pemuka dan langsung tembus di sebelah Rumah Sakit Urip Sumoharjo.  Nah, Lampung Walk letaknya tepat berseberangan dengan rumah sakit itu, yaitu di jalan Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

Tiba dilokasi, sayapun memasuki area parkir, kemudian menuju loket penjualan karcis.  Tiket masuk kolam untuk hari senin-jumat Rp 30.000/orang.  Sementara akhir pekan dikenakan biaya Rp 45.000/orang. Karena ini hari selasa berarti saya cukup membayar Rp 90.000,00 saja.

Biaya tambahan bisa berupa sewa ban atau loker.  Kebetulan karena anak-anak mulai mahir berenang, maka kami tidak membutuhkan ban ataupun pelampung.  Saya hanya menyewa sebuah loker untuk mengamankan tas bawaan.  Tarif sewanya Rp 10.000/loker dengan syarat meninggalkan KTP untuk jaminan kunci agar selesai berenang dikembalikan lagi kepada petugas.

Keunggulan Kolam Renang Lampung Walk

Pengalaman beberapakali berenang di sini, bisa dikatakan Lampung Walk relatif aman karena selalu melihat para penjaga kolam yang siap mengawasi pengunjung secara intensif.  Belum lagi petugas kebersihan yang kerap berlalu-lalang membersihkan area kolam dari botol minuman, bekas makanan, bahkan dari selembar daun yang jatuh dari pohon. Makanya nggak heran kalau kebersihan sekitar kolam senantiasa terjaga.  Tetapi, bukan berarti pengunjung juga boleh buang sampah sesukanya ya! Sebab managemen sudah menyediakan banyak kotak sampah di sudut-sudut kolam.

Beberapa keunggulan lain dari kolam renang ini selain terletak pada design dan suasananya yang asri, juga ketersediaan kolam renang yang friendly untuk anak-anak hingga orang dewasa yang mahir berenang. Bagi saya pribadi penyuka olahraga renang, bisa dibilang kolam umum yang menyediakan track lurus untuk latihan minimal sejauh 20-50m termasuk jarang di seputaran Bandar Lampung.  Di sini ada fasilitas untuk itu.

Mmm ... Jangan bandingkan dengan gelanggang renang Stadion Pahoman ya, karena kolam itu memang dibangun PEMDA sebagai sarana latihan dan lomba olahraga air resmi di Provinsi Lampung. Yang saya bicarakan di sini kategori kolam umum atau sejenis waterboom yang lebih diperuntukkan sebagai sarana rekreasi keluarga.

Area Waterboom
Kolam arus
Di dalam Lampung Walk Swimming Pool terdiri dari 4 kolam besar, yakni waterboom, kolam anak, kolam arus dan kolam dalam.  Kolam yang terdapat seluncuran atau waterboom cukup aman untuk anak-anak usia di bawah 6 tahun dengan catatan harus diawasi orang tua.  Demikian juga kolam arus, meski kedalamnya di bawah 1M, namun karena tekanan airnya lumayan kuat, maka tetap harus dalam pengawasan orang dewasa apabila balita ingin mencoba sensasinya.

Sedangkan kolam anak, kedalamannya hanya sekitar 50cm sehingga menjadi area yang paling direkomendasikan sebagai tempat bermain anak-anak dan balita. Kolam dewasa dengan track lurus letaknya di ujung sebelah kanan. Memiliki kedalaman 150 dan 170cm.  Biasanya digunakan untuk mereka yang berlatih olahraga diving, para manula atau pengunjung yang sudah mahir berenang.

Kolam anak
Kolam dengan kedalaman 150-170cm. Dokpri
Satu lagi yang khas dan tidak ditemukan di kolam lain yakni para petugas kantin yang sering melintas menjajakan makanan tanpa pengunjung harus repot-repot naik ke pusat jajanan yang terletak di lantai dua.  Atau apabila pengunjung ingin keluar kolam sebentar menuju area foodcourt dan memesan makanan, maka pesanan boleh dibawa masuk ke area kolam. Jadi kalau berenang di sini jangan takut kelaparan sebab kantin dan foodcourt yang berjejer dengan menu variatif di depan siap memanjakan perut pengunjung.

Oya, kolam Lampung Walk buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 08.00-17.45 WIB. Soal tempat parkir, nah ini juga menjadi salah satu keunggulan Lampung Walk. Area parkir yang disediakan cukup luas karena mampu menampung ratusan sepeda motor dan puluhan kendaraan roda empat.

Tadinya saya sempat mengira, berenang di hari selasa kemungkinan kolam bakal sepi. Ternyata asumsi saya salah karena Lampung Walk membuka kerjasama kunjungan dari sekolah-sekolah mulai dari jenjang TK-SMA di seputaran Bandar Lampung khusus di hari Senin-Jumat.  Meski weekend tak menerima kunjungan sekolah, sudah menjadi rahasia umum Lampung Walk pastinya ramai pengunjung. Jadi sepertinya, jika menginginkan kolam renang yang lebih hening dan cenderung ala-ala kolam privat, bukan di sini pilihannya. Mungkin kalian bisa coba kolam sejenis Bukit Mas Pool, Dome atau Citra Laguna.

Jadi, weekend ini mau berenang ke mana, mak?

Nyebur bareng yuuuk!

No comments:

Powered by Blogger.