Kamis, 04 Juli 2019

Mengapung Itu Sehat!

Teknik mengambang

Sepintas memang terlihat mudah, tapi untuk melakukannya butuh latihan.  Bagi mereka yang hobi berenang, mengambang/mengapung merupakan teknik awal yang harus dikuasai dengan benar.

Kenapa banyak orang kesulitan dalam tahap awal berlatih berenang?  Salah satu penyebabnya adalah khawatir tenggelam.

Padahal secara logika ilmiah, massa air yang banyak akan menekan ke atas setiap benda yang bermassa jenis lebih ringan. Example;  lihatlah kapal yang beratnya berton-ton di samudera mereka mengapung sempurna di atas permukaan laut.

Yang perlu diingat, kunci utama keberhasilan mengambang adalah tubuh relaks.  Jika sedikit saya rasa panik tersisa, tangan dan kaki secara otomatis bergerak tak beraturan. Ini lah yang menyebabkan banyak orang yang fobia air tenggelam dengan mudah akibat kehabisan tenaga.

Pernah lihat film-film ber-scene pemain yang tenggelam 'kan? Kurang lebih seperti itu aplikasinya.  Lalu, kenapa saat meninggal jenazahnya mengapung? Ya, tekanan air yang menyebabkannya ... Sementara tubuh yang tak bernyawa melemas dan tidak lagi mampu melakukan gerakan apapun untuk melawan tekanan air.

Secara kesehatan banyak manfaat yang bisa diraih dari kegiatan mengambang.  Yang utama adalah di meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh sehingga jumlah oksigen yang dikirim ke seluruh sel tubuh menjadi lebih besar dan efisien.

Jika sirkulasi darah dan oksigen baik, means:
1.   Kinerja otak otomatis juga meningkat.
2.   Tubuh benar-benar rileks sehingga pembuluh darah melebar dan tekanan darah menurun atau lebih kerennya disebut vasodilatasi. Kondisi ini mencegah peradangan dan meningkatkan endorfin dalam tubuh.
3.  Dengan peningkatan aliran darah berarti mengurangi sejumlah risiko penyakit seperti gagal jantung kongestif dan hipertensi (Lifehack)

Selain itu, latihan mengambang/mengapung juga bermanfaat membantu syaraf-syaraf tubuh untuk relaks dan kembali ke posisi semestinya (khususnya untuk pasien kasus syaraf kejepit).

Asyiknya mengambang


Wow ... Gak heran ya, kenapa berenang menjadi salah satu olahraga sunnah yang dianjurkan.

Nah, kalau sudah tahu manfaatnya, tapi masih takut juga melihat air yang banyak, kalian bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1.  Pilih kolam dangkal, boleh kolam anak-anak dengan kedalaman dibawah 100cm sebagai langkah awal mengatasi fobia.
2.  Masuk perlahan-lahan di air bisa dengan mengambil sikap duduk hingga air menutupi pinggang atau dada.
3.  Boleh juga dengan berjalan di dalam air mengelilingi pinggiran kolam.
4. Jika sudah relax, cobalah berbaring di air dengan tubuh menghadap keatas atau tengkurap (kepala di atas permukaan air).
5.  Tangan mencengkram pinggiran kolam, renggangkan kedua kaki.
6. Atur nafas, dan lemaskan tubuh sesuai dengan gerak air kolam bertahanlah sesuai kemampuan.
7.  Jika sudah mahir, bisa berpindah tempat dan mengapung di tengah air tanpa berpegangan pinggiran kolam dengan merentangkan kedua tangan.
8. Jika masih juga takut, bisa dilakukan dengan bantuan partner yang memegangi pinggang untuk menjaga posisi tubuh. Atau bisa juga dilakukan dengan memeluk pelampung.


Nah ... Udah tahu teorinya ...cuzzz yuk praktekkan ...





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sihir si Anak Lebah berlanjut di Lovely Glacie

Sedetikpun rasanya enggan meletakkan novel Lovely Glacie yang baru diterima magrib 13 Nopember lalu.  Banyak hal yang membuat sayang berh...

Terpopuler